Toyota Harapkan Harga Mobil Listrik Tidak jauh Berbeda

 

 

 

 

Daronboz.com – Peraturan mobil ramah lingungan masih digodog oleh pemerintah. Toyota mengharapkan pemerintah mau memberi insentif sehingga harga mobil listrik dengan mobil konvensional tidak selisih jauh.

“Jadi kita berharap bahwa kesenjangan (harga) antara konvensional dengan elektrik ini tidak terlalu besar seperti sekarang,” kata Presiden Direktur Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) Warih Andang Tjahjono.

dia mengatakan niatnya patokan harga nanti bagi pasar Indonesia akan sedikit menyesuaikan dibandingkan harga mobil listrik Toyota yang telah dipasarkan di sejumlah negara. “Sekarang ini harganya sekitar 30 persen ya, lebih mahal dari kendaraan konvensional,” katanya.

Executive General Manager PT Toyota Astra Motor (TAM) Fransiscus Soerjopranoto mengatakan mobil Toyota yang diberikan ke pemerintah telah dijual di ASEAN dan Negara Amerika dan Eropa sejak kemunculannya pada tahun 1997.

“Intinya mobil yang (disumbangkan) ini sudah diperjualbelikan, tapi market yang paling besar sekitar 50 persen itu adanya di Jepang. Kedua setelah Jepang, marketnya di Amerika dan Eropa, itu juga kira-kira hampir mencapai 50 persen. Di luar dari Amerika, Jepang dan Eropa, itu hanya 1 persen. Jadi kecil sekali, baru. Jadi kalau ditanya potensi, luar biasa potensinya,” jelasnya.

“Total penjualan Toyora Hybrid ini di dunia, untuk Prius kita sudah tembus dari tahun 1997 itu di atas 10 juta unit. Untuk yang plug-in itu sekitar 150 ribu dari tahun 2012 hingga April 2018,” dia menambahkan.

Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto mengatakan sudah menjalankan kajian akhir terkait regulasi mobil listrik. “Regulasi roadmap sudah, tinggal kita finalisasi fiskalnya. Karena fiskal ini menjadi bagian dari kebijakan keseluruhan untuk mobil listrik seperti perbaikan PPnBM, tax holiday, dan lainnya,” paparnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *