10 Unit Viar Q1 Diberikan ke Sepuluh Abang Go-Jek

 

 

 

Daronboz.com – Go-Jek melakukan uji coba penggunaan motor listrik. Sebanyak 10 motor listrik Viar Q1 yang akan dibagikan terhadap abang Go-Jek terpilih. Mereka akan pengujian untuk narik ojek menggunakan motor listrik. Hal tersebut ditujukan untuk mengukur efisiensi biaya motor listrik tersebut secara langsung dan dapat membiasakan diri mengemudikannya.

Uji coba dengan tema Electric Vehicle in Indonesia: The Road Towards Sustainable Transportation yang dipelopori oleh konsultan manajemen Solidiance itu akan berlangsung dalam waktu dekat ini. Wilayah uji cba berada di kawasan Jabodetabek.

“Kita akan mulai minggu ini, kalau tidak ada rintangan. Nanti 10 unit motor listrik digunakan oleh driver Go-Jek terpilih,” jelas Head of Research Go-Jek Indonesia, Ramda Yanurzha di Jakarta.

Corporate Manager PT Triangle Motorindo Deden Gunawan sebagai produsen Viar Q1 mengatakan bahwa pihak Solidiance¬† telah megirimkan sebanyak 50 unit Viar Q1. Tetapi belum diketahui secara rinci akan digunakan seperti apa. “Kemarin mereka (Solidiance) membeli 50 unit. Tapi detilnya saya tidak tahu karena mereka yang mengatur semua dengan Go-Jek,” tuturnya.

Associate Partner and Country Head Indonesia di Solidiance, Gervasius Samosir juga tidak mengungkapkan secara rinci terkait jumlah  skuter listrik Viar Q1 yang akan dipakai driver Go-Jek. Tetapi, untuk tahap pertama akan mengeluarkan sebanyak 10 unit secara langsung.

“Kita menjadi mediator atau pihak tengah agar penerapan kendaraan listrik ini bisa berjalan di Indonesia (antara pengguna atau Go-Jek dan pihak pemerintahan terkait-red). Semoga ini bisa memberikan hal baik kepada mereka,” tutur Gervasius.

“Kami ingin melihat pula bisnis model apa yang sesuai di Indonesia untuk motor dan mobil listrik sehingga bisa berkembang. Soalnya isunya macam-macam, mulai dari infrastruktur, charging station, sampai baterai (jarak tempuh)-nya. Sedangkan Go-Jek kan ini pemakaian motornya luar biasa (dalam hal jarak tempu-Red). Sehingga kita ingin coba dan lihat bagaimana kebiasaan dan penerapannya, lalu nantinya hal-hal pendukung akan menyesuaikan,” pungkasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *